Berita Seputar Dunia Fashion: Biografi Desainer Legendaris, Valentino Caravani

Liputan seputar dunia fashion, sepertinya tidak lengkap kalau kita tidak membicarakan sepak terjang dari desainer papan atas dunia, ini. Valentino Caravani, tokoh dalam dunia fashion yang berasal dari Italia, ini cukup disegani dan dihormati dalam perkembangan dunia fashion. Berikut biografi dari pria yang kini sudah berusia 84 tahun.

Valentino Clemente Ludovico Garavani  lahir pada 11 Mei 1931, dikenal juga dengan naman  Valentino, adalah perancang busana Italia dan pendiri merek Valentino SpA  yang terkenal dan perusahaan-perusahaan lainnya  seperti  Valentino, Valentino Garavani, Valentino Roma, dan R.E.D. Valentino.

Valentino lahir di Voghera, di provinsi Pavia, Lombardy, Italia. Ia menjadi tertarik pada fashion saat berada di sekolah dasar di asalnya Voghera, Lombardy, Italia utara, ketika ia magang di bawah bibinya Rosa dan desainer lokal Ernestina Salvadeo, seorang bibi dari artis  Aldo Giorgini. Valentino kemudian pindah ke Paris untuk mengejar minat fashion ini dengan bantuan ibunya Teresa de Biaggi dan ayahnya Mauro Garavani. Ia belajar di École des Beaux-Arts dan pada Chambre Syndicale de la Couture Parisienne. Tampak dari kecil, ia sudah sungguh-sungguh untuk masuk dalam bidang seputar dunia fashion.

Pilihan pertamanya untuk magang, di Paris, adalah dengan Jacques Fath, kemudian Balenciaga. Dia menemukan magang dengan Jean Dessès di mana ia membantu Countess Jacqueline de Ribes untuk sketsa ide gaunnya. Dia kemudian bergabung dengan Guy Laroche selama dua tahun. Kebanyakan dari sketsa awal tersebut hilang. Namun, pada pameran Roma pada tahun 1991 segelintir dari mereka pergi pada layar dan beberapa klien seperti Marie-Hélène de Rothschild dan Elizabeth Taylor kagum bahwa gaya Valentino sudah jelas dalam lapisan pleats putih dan animals print. Setelah lima tahun, Valentino meninggalkan Jean Dessès karena sebuah hal. Setelah diskusi dengan orang tuanya, ia memutuskan untuk kembali ke Italia dan mendirikan  rumah modenya di Roma pada tahun 1959.

Pada tahun 1960 Valentino meninggalkan Paris dan membuka rumah mode yang mewah di Roma, Via Condotti dengan dukungan dari ayahnya dan rekan-nya. Lebih dari sebuah studio, tempat menyerupai “maison de couture,”. Valentino dikenal untuk gaun merah, di bawah naungan terang yang dikenal di industri fashion sebagai “Valentino Red.”  Dan namanya dalam seputar dunia fashion semakin menanjak.

Pada tanggal 31 Juli 1960, Valentino bertemu Giancarlo Giammetti di Café de Paris di Via Veneto di Roma. Salah satu dari tiga anak, Giammetti berada di tahun kedua sekolah arsitektur, tinggal di rumah bersama orang tuanya di borjuis haut Parioli bagian dari Roma Utara. Pada saat itu Giammetti memberi Valentino rumah tumpangan di Fiat dan persahabatan, serta kemitraan mereka bertahan lama. Giammetti sesudahnya meninggalkan University untuk menjadi mitra bisnis Valentino. Ketika Giammetti tiba, situasi bisnis atelier Valentino sebenarnya tidak lagi  brilian. Dalam satu tahun ia telah menghabiskan begitu banyak uang yang bantuan dari ayahnya ditarik keluar dari bisnis, dan harus berjuang melawan kebangkrutan.

Kemudian ia melakukan Terobosan di Florence (1962-1967) debut internasional Valentino berlangsung pada tahun 1962 di Florence, kota mode Italia saat itu. Di beberapa titik pada tahun 1964, Jacqueline Kennedy telah melihat Gloria Schiff, saudara kembar dari editor mode yang berbasis di Roma dari Amerika Vogue dan teman Valentino Consuelo Crespi, mengenakan ensemble dua potong di organza hitam di sebuah pertemuan. Ini dibuat seperti kesan bahwa Kennedy menghubungi Ms. Schiff untuk mempelajari nama desainer,  yang tak lain  adalah Valentino.

Pada bulan September tahun 1964, Valentino sudah  berada di Amerika Serikat untuk menyajikan koleksi karyanya di sebuah pesta amal di New York Waldorf-Astoria Hotel. Mrs Kennedy ingin melihat koleksi tapi tidak bisa menghadiri acara tersebut, sehingga Valentino memutuskan untuk mengirim model, perwakilan penjualan dan pilihan model kunci dari koleksinya ke apartemen Mrs. Kennedy di Fifth Avenue. Mrs Kennedy memerintahkan enam gaun haute couture-nya, semua dalam hitam dan putih, dan memakai model busana tersebut selama tahun dia berkabung setelah pembunuhan Presiden John F. Kennedy. Sejak saat itu, mereka menjadi  seorang kolega yang setia dan akan menjadi teman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *